Ngirit Anggaran Makan: JAKARTA-BALI-BATU-SALATIGA

Ngirit Anggaran Makan: JAKARTA-BALI-BATU-SALATIGA

Sebelum sampe di Tulisan Trip bagian ketiga, #irmayanti.com menuliskan informasi ini buat sodara-sodarah…. Enjoy!

Dalam rangka penghematan, kami membawa alat masak dan bahan makanan untuk perjalanan ke Bali. Pak Suami menganggarkan Rp300-350 ribu per hari untuk makan untuk sekeluarga. Nah kan rada susah tuh ngaturnya, makan di warteg aja udah overbudget. Waktu di Lamogan kami mampir di warung soto, 4 nasi soto plus minum kena Rp118 ribu, meskipun rasanya bener-bener worth the price. Jadi biasanya kami makan di luar hanya sekali sehari, pagu harga Rp300 ribu: sarapan dan makan siang masak sendiri… makan malam nunggu ditraktir. Eh…

Kami belum punya kompor portable, jadi harus beli sebelum berangkat. Kompor gas mini yang biasa aja, bukan model yang dipake kemping. Lihat-lihat di toko online, harganya sekitar Rp190-200ribu per unit, tapi akhirnya ga sempet nyari lagi, langsung beli seharga Rp269.000; di Giant, berikut dengan tabung gas portable. Kabarnya satu tabung bertahan 8 jam, tapi ternyata selama perjalanan kami menghabiskan 2 tabung. Berarti pemakaian lebih dari 8 jam. Gitu aja repot ngitungnya.

Karena gak niat goreng-menggoreng, kami hanya bawa panci teflon ukuran sedang. Biasanya dipakai buat numis lauk dulu pakai margarin (gak bawa minyak goreng), setelah itu dipakai untuk ngeliwet nasi. Karena itu harus bawa panci yang ada tutupnya, sebaiknya tutup kaca supaya kelihatan nasinya sudah matang atau belum. Ternyata hanya butuh 20 menit sahaja sekali ngeliwet. Saya bawa bumbu nasi kuning instan, untuk variasi nasi biasa. Saya tuh baru pertama kali ngeliwet ya pas di perjalanan ini, dan tidak langsung berhasil. Untung suami dan anak-anak mampu bersabar :P.

Kami tidak bawa piring, tapi mangkok melamin saja supaya bisa dipakai makan nasi sekaligus makan mie rebus dan bubur instan. Selain itu bawa gelas plastik, piring melamin ceper untuk piring saji, sendok dan sutil kayu. Tidak terpikir bawa garpu, tapi ternyata diperlukan juga untuk makan mie dan pasta. Kebetulan saya ada pisau lipat multifungsi. Army Swiss yang mahal itu, lho. Ahay… Pasti bukan beli. Hibahan. Hibahnya itu dari si Wa Elsa. Dulu dikasihnya…(ah, dibahas). Jadi beberapa peralatan bisa dibawa dengan ringkas. Beras, telur, bahan makanan lain disimpan di kotak-kotak Tupperware biar awet dan gak penyet ketindih barang lain. Bersama peralatan masak, semua dijadikan satu tas khusus supaya langsung angkut kalau perlu masak di jalan.

Kebanyakan makanan yang saya masak di perjalanan memang instan. Eiiii…. jangankan ketika perjalanan, di rumah aja saya masaknya yang instan-instan, hehehe. Berikut beberapa pilihan menu yang lumayan banget nolong anggaran makan:

  1. Bakmi Mewah dan Indomie Real Meat (sudah ada toppingnya)
  2. Bubur instan (sudah ada toppingnya)
  3. Nasi/Nasi Kuning + Telur (rebus, ceplok, dadar, orak arik, iris tipis)
  4. Sandwich Tuna (pake tuna kaleng)
  5. Pasta Tuna (pake sisa tuna kaleng)
  6. Roti/Roti Panggang Keju/Coklat
  7. Cream Soup instan (topping roti panggang)
  8. Snack: sosis (bisa dimasukin ke semua makanan, kami sukanya merk Magnuzz), bubuk jelly, popcorn instan
  9. Toppings: Nori, Bon Cabe, keju, kecap, selai coklat, susu kental manis

Kebetulan Bapake dan anak-anak gak suka abon, jadi gak bawa abon. Kebetulan Mamake gak bisa masak makanan awet macam kering tempe atau rendang, jadi yang lain pasrah aja.

Saya beli selada di supermarket lokal deket apartemen, 3 bonggol seharga Rp4.000; buat dimasukin ke mie dan sandwich. Juga beli buah yang lagi musim (seasonal fruit) untuk menjaga kondisi tubuh dan mencegah sembelit. Buah yang lagi musim biasanya melimpah, murah, dan segar. Kemarin itu mangga yang lagi murah-murahnya. Jangan lupa, buat mencegah masuk angin dan daya tubuh melemah selama perjalanan, beli air, madu, dan tolax angin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s